Have an account?

2.07.2010

Jilbab dan Rasa Percaya Diri

--- In jurnalisme@yahoogro ups.com, Sirikit Syah wrote:

Tahun 94-95 saya tinggal di AS. Beberapa sahabat saya laki-laki Afrika
dan Amerika mengomentari para perempuan Malaysia yang menutup auratnya
termasuk rambutnya. Saya belum berjilbab. Kata laki-laki: "Kalau saya
mau kawin, saya gak mau sama perempuan-perempuan Malaysia itu. Seperti
beli kucing dalam karung. Gak tahu bentuk tubuhnya, kepalanya, warna
kulitnya." Dasar laki-laki! Sebagai perempuan, saya bela perempuan
Malaysia: "Bersyukurlah perempuan itu tidak kau kawini, lelaki yang
hanya berorientasi pada tubuh dan seks. Mereka menunggu lelaki yang
baik, yang akan melamar mereka karena tujuan perkawinan yang lebih
luhur."

2.06.2010

17 Alasan Kenapa Muslimah Harus Memakai Jilbab

Kepada para Muslimah! Ayo menuju pintu surga dengan kami! Memenuhi kewajiban Anda terhadap Allah, memakai perhiasan Anda - pakailah jilbab, dan jalan menuju Jannah (surga) dengan melakukan semua tindakan yang baik.

Ini adalah pertanyaan yang bagus dan ada jawaban yang indah! Allah telah memerintahkan kita dengan setiap tindakan yang baik bagi kita dan melarang kita dari melakukan setiap tindakan yang buruk bagi kita. Allah memerintahkan wanita muslimah untuk mengenakan langkah-langkah berjilbab ketika dia keluar dari keamanan rumahnya atau ketika di hadapan laki-laki asing. Jadi untuk memakai jilbab adalah suatu hal baik bagi Anda - wanita Muslim - karena berbagai alasan. Di antaranya :

Alasan

1. Anda menolong Allah. Anda mematuhi perintah Rabbmu ketika Anda memakai jilbab dan Anda dapat mengharapkan imbalan yang besar sebagai balasannya.

2. Ini adalah perlindungan Allah dari keindahan alami Anda. Anda terlalu berharga untuk menjadi "pandangan" untuk setiap orang untuk melihat.

Ukhti Jadilah Barang Berharga, Jangan Jadi Sampah!!!

oleh Wulan Purnamasari

Sejak duduk kelas 2 SMP, aku mulai ingin merasakan namanya cinta dan aku pikir cinta itu dalam bentuk jadian atau punya pacar. Akhirnya ketika temen cowokku nyatain cintanya, tanpa berpikir panjang q terima aja dengan tujuan hanya ingin merasakan yang namanya punya pacar karna saat itu yang namanya pacaran lagi trendy.

Hari demi hari ternyata kehadiran dia makin mengganggu aja, contohnya kalo waktu istirahat aku jadi gak nyaman tinggal di kelas (dia nyamperin ke kelas). Setelah 2 minggu menjalani hubungan, aku dihasut ma temenku katanya gak pantas jadian ma dia. Yawdah tanpa berpikir panjang lagi aku putusin dia. Misiku ngerasain punya pacar udah berhasil, dan nilainya mengganggu!!!

Kelas 3 SMP, aku pun jadian lagi dengan cowok kelas 2 SMA. Alasannya, gak tau juga sih yang jelas aku kasihan aja. Malam minggu dia apel tp bukan ke rumahku, tapi ke rumah teman. Rasanya Makin hari kok makin gak nyaman, sembunyi2 dari orang tua.Aku putusin aja lewat surat…